Kamis, 10 April 2014

11:04

Karena besok ulang tahun oshi aku. aku mau kasih dia cerpen. Buat sendiri loh haha. Kalo cerpen buatan aku sama temen2 besok malam minggu ya :v

Langsung aja cerpen buat Gaby :v




11:04


“Kring.. Kring.. Kring”
Jam wakerku berbunyi. Aku pun mengambil dan melihatnya. “Oh men,, jam 6 lebih 20?? duh telat bangun gue.” kataku sambil beranjak dari tempat tidurku. Aku pun segera mengambil handuk dan pergi mandi.
Setelah selesai, aku pun berganti baju seragam dan menyiapkan segala alat tulis dan memasukkannya ke dalam ranselku. Lalu aku pun segera keluar dari kamar dan menuju ke lantai bawah. Tak sempat sarapan pagi, karena jam tanganku menunjukkan pukul setengah 7 lebih 15 menit. Aku pun segera mengambil sepeda kesayanganku dan menaikinya. Sebelum pergi ke sekolah, aku menghampiri sahabat ku dahulu. Namanya Gabriela Margaret Warouw. Biasa dipanggil Gaby. Kita sahabatan udah cukup lama banget, karena kita satu kelas  saat SMP dan kelas 10 ini. Kita juga  sebangku dan satu kelompok  saat MOS SMA bulan Juli lalu. Ku kayuh sepeda ku menuju rumah Gaby. Tak lama kemudia aku sampai di rumahnya dalam waktu 5 menit, karena aku ngebut.
“Lama banget sih. Gue udah nunggu 15 menit nih!” katanya dengan muka bĂȘte
“Iya sorry, tadi gue bangunnya kesiangan.”
“Pasti lu tadi malem tidur malem-malem kan.” katanya dengan muka kepo
“Sotoy. Udah ah! Yuk berangkat udah mau telat nih!” kataku
“Hmm…Iya iya” katanya sambil membonceng di belakang

Sampai di sekolah, aku pun memarkirkan sepedaku di parkiran bagian dalam. Setelah itu aku dan Gaby pun segera masuk ke dalam kelas. Keburuntungan masih berpihak pada kita. Kita ngga telat. Kita sampai di sekolah tepat pukul 07.00 dan gerbang sekolah belum di tutup.
“Huh,, untung aja kita ngga telat.” kataku sambil menghela nafas.
“Lo kenapa, Gab? Ngos-ngosan gitu.” Lanjut ku
“Ini gara-gara lo. Lo tadi ngebut bawa sepedanya. Trus tadi pas mau ke kelas lo ngajak gue lari-larian. Dan ini paling maksimal, kelas kita di atas. Gimana gue ngga ngos-ngosan?!” katanya tanpa ada titik dan koma.
Aku bengong sejenak, karena kaget Gaby ngomong secepet itu tanpa ada titik koma nya.
“Iya sorry sorry. Ya kalo gue ngga ngebut ntar kita telat.” kataku sambil meletakkan tas ransel ku di kursi
“Ya tapi ngga pake lari-larian juga kali. Kita kan bisa jalan. Lagian masih banyak temen-temen yang baru dateng.” Katanya sambil pasang muka bĂȘte (lagi)
“Kan biar sekalian olahraga, Gab haha” kataku sambil tertawa kecil

Pelajaran pertama pun dimulai. Pelajaran pertama hari ini adalah Bahasa Inggris. Sebelum pelajaran dimulai, bu guru menyuruh kita nyanyi satu persatu. Tapi ngga semua. Sehari cuma diambil 4 orang dan begitu seterusnya. Kali ini Gaby maju nyanyi. Dia menyanyikan sebuah lagu dari Taylor Swift yang judulnya 22. Itu lagu kesukaan dia saat ini. Dan aku juga suka lagu itu, tapi aku lebih suka yang judulnya Eyes Open bass nya keren soalnya.
“You look like bad news,I gotta have you,I gotta have you.”
Lirik terakhir yang dibawakan oleh Gaby. Semua teman sekelas pun tersanjung dan memberi  appplouse pada Gaby, karena suara Gaby memang bagus .
Pelajaran pertama sampai terakhir pun selesai. Aku pun memasukkan buku-buku yang ada di meja ke dalam tas. Aku pun berdiri dan segera keluar kelas. Belum sempat berdiri, tiba-tia Gaby menahanku.
“Tik, hari ini tanggal berapa?” kata Gaby sambil menaikkan alisnya
“Tanggal 10. Emang kenapa?” tanyaku balik
“Ngga papa. Berart besok tanggal berapa?” tanya nya lagi
“Tanggal 11. Kenapa sih nanya tanggal?” tanyaku lagi
“Ngga papa. Tanggal 11 itu hari apa?”tanyanya lagi
“Hari……………Oh iya itu kan hari ulang tahunnya Ubay, gebetan gue. Makasih ya Gab udah di ingetin. Hehe” kataku sambil nyengir
“Udah yuk pulang.” Ajaku
Aku dan Gaby pun ke tempat parker untuk mengambil sepeda. Lalu aku pun menaiki nya. Tapi Gaby ngga naik naik
“Gab, buruan naik. Mau pulang ngga?” kataku
“Hmm…”
Dia pun naik di belakang. Di jalan kita saling diam. Ngga ada sepatah kata pun yang terlontar dari mulut ku dan Gaby. Akupun membuka topic pembicaraan.
“Diem mulu. Ada apa? Cerita dong sama gue” kataku
“Ulang tahun sahabat sendiri lupa, tapi ulang tahun gebetan nya inget banget” katanya nyindir
“Maksud loe?” tanyaku
“Ah! Lupain” katanyasingkat
Kita pun sampai di rumah Gaby. Gaby pun turun dari boncengan sepedaku dan lalu membuka gerbang rumahnya. Dia langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa bilang apa-apa kepadaku. Lalu, aku pun pulang ke rumah.
Malamnya, aku mengirim pesan kepada Gaby

Lo kasih tau ke Ubay tentang gue suka sama dia?”
“Ngga. Lagian ngapain gue kasih tau ke Ubay”
“Alah.. Ngga usah bohong”
“Ngapain gue bohong sama lo”
“Trus kenapa dia tau kalo gue suka sama dia”
“Ya mana gue tau”
“Ngga mungkin dong dia tau tanpa ada orang lain yang kasih tau”
“Trus lo nuduh gue gitu??”
“Kalo iya emang kenapa?? Secara lo kan tau kalo gue suka sama dia. Dan cuma lo yang gue   ceritain tentang dia. Trus siapa lagi kalo bukan lo??”
……………………………………………………………………………………………………………………………………………
10 menit dia belum membalas pesan terakhir dariku. Lalu aku pun mengirim pesan padanya lagi.
Kalo lo ngga bales, berarti bener…lo yang ngebongkar rahasia gue ke Ubay”
Akhirnya dia membalas
“Kalo ngomong ati-ati. Gue ngga pernah bilang ke Ubay kalo lo suka sama dia.”
“Alah.. Omong kosong. Gue ngga nyangka lo ternyata kayak gini ke gue. Gue piker lo tuh sahabat gue. Ternyata lo sama aja kayak anak-anak, ember”
“Lo tuh kalo ngomong di jaga ya. Kalo lo ngga percaya yaudah!!!”
“MUNAFIK. Di depan ngebagusin gue. Di belakang nikung gue”
Gaby pun tak membalas pesan dariku..
Keesokan harinya, Gaby mengirim pesan padaku
“Hari ini gue berangkat sama Papa jadi lo ngga usah nganterin gue ke sekolah!!”
“Y”
Aku pun berangkat ke Sekolah sendirian. Hanya angin yang  mulai menghembus kemejaku menemaniku di kesenderian.
Sesampai di Sekolah aku pun memarkirkan sepedaku di depan , karena hari ini hari Jum’at. Hari dimana sekolah-sekolah bebas dari kendaraan berasap.
Setelah memarkirkan sepeda, aku menuju ke  kelas. Sesampai di kelas, aku melihat Gaby sudah duduk sambil bermain IPhone nya.
Bel masuk pun berbunyi pelajaran pertama pun dimulai. Saat pelajaran berlangsung aku dan Gaby hanya diam. Biasanya kita bicara sedikit. Apa aja pasti di bicarain.
Tak lama kemudian pelajaran pertama sampai kelima selesai. Hari ini hanya sampai pelajaran kelima karena  Bapak dan Ibu guru ada rapat.
Aku pun menegok jam tanganku. Ternyata jam menunjukkan pukul 10.55
“Duh udah jam segini. Harus kasih sekarang nih” kata dalam hati
Aku pun menarik tangan Gaby dan membawanya ke luar kelas.
“Duh apaan sih tarik-tarik!!” katanya
“Gue mau ngomong sesuatu sama lo”
“Soal tadi malem? Kan udah jelas kalo gue yang bilang ke Ubay” katanya dengan nyindir
Aku melihat jam tanganku menunjukkan pukul 11:04. Lalu aku pun membuka kado yang telah aku persiapkan seminggu yang lalu dari tas ranselku.
“HAPPY BIRTHDAYYY!! Maaf ya soal tadi malem. Itu gue cuma ngerjain lo. Sebenernya Ubay belum tau kalo gue suka sama dia. Dan selamat lo lagi ada di SUPER TRAP hahahaha”
“Rese banget ya lo. Tau ngga gue deg-degan waktu lo sms gue tadi malem. Gue kaget banget tau ngga sih. Gue piker lo lupa sama ulang tahun gue” katanya dengan muka sedikit bete
“Ya ngga lah. Masa sama ulang tahun sahabat sendiri ” kataku sambil nyengir
“Haha iyaa. Eh by the way kenapa baru ngucapin sekarang? Biasanya lo ngucapin tengah malem” katanya
“Hehe sengaja gue ucapin hari ini biar sesuai sama jam” kataku
“Maksud lo?” tanyanya dengan muka bingung
“Lo kan ulang tahunnya tanggal 11 bulan April, jadi gue ngucapin lo jam 11 lewat 4 menit”
“Haha sekalian 1998 detik”
“Ha? Emang ada?” tanyaku dengan muka lola
“Ada lah. Kan 1 jam 3600 detik”
“Oh iya ya hahah”
“Loading Lama” katanya
“Biarin, yang penting kan gue kawaii”
“Idiih PD maksimal”

Kita pun kembali bercanda lagi. 

---------------------

Happy Birthday Gaby. Tetep jadi Gaby yang selalu tersenyum dan tertawa ya. Semangat terus. Sukses terus ya. Jangan malas latihan juga :D Jangan mau kalah sama hari ini,esok dan seterusnya. Dan tetep jadi MUSIK UNTUK KITA ya J























Tidak ada komentar:

Posting Komentar