Karena besok ulang tahun oshi aku. aku mau kasih dia cerpen. Buat sendiri loh haha. Kalo cerpen buatan aku sama temen2 besok malam minggu ya :v
Langsung aja cerpen buat Gaby :v
11:04
“Kring.. Kring.. Kring”
Jam wakerku berbunyi. Aku pun
mengambil dan melihatnya. “Oh men,, jam 6 lebih 20?? duh telat bangun gue.”
kataku sambil beranjak dari tempat tidurku. Aku pun segera mengambil handuk dan
pergi mandi.
Setelah selesai, aku pun berganti
baju seragam dan menyiapkan segala alat tulis dan memasukkannya ke dalam
ranselku. Lalu aku pun segera keluar dari kamar dan menuju ke lantai bawah. Tak
sempat sarapan pagi, karena jam tanganku menunjukkan pukul setengah 7 lebih 15
menit. Aku pun segera mengambil sepeda kesayanganku dan menaikinya. Sebelum
pergi ke sekolah, aku menghampiri sahabat ku dahulu. Namanya Gabriela Margaret
Warouw. Biasa dipanggil Gaby. Kita sahabatan udah cukup lama banget, karena
kita satu kelas saat SMP dan kelas 10 ini.
Kita juga sebangku dan satu kelompok saat MOS SMA bulan Juli lalu. Ku kayuh sepeda
ku menuju rumah Gaby. Tak lama kemudia aku sampai di rumahnya dalam waktu 5
menit, karena aku ngebut.
“Lama banget sih. Gue udah nunggu
15 menit nih!” katanya dengan muka bĂȘte
“Iya sorry, tadi gue bangunnya
kesiangan.”
“Pasti lu tadi malem tidur
malem-malem kan.” katanya dengan muka kepo
“Sotoy. Udah ah! Yuk berangkat udah
mau telat nih!” kataku
“Hmm…Iya iya” katanya sambil
membonceng di belakang
Sampai di sekolah, aku pun
memarkirkan sepedaku di parkiran bagian dalam. Setelah itu aku dan Gaby pun
segera masuk ke dalam kelas. Keburuntungan masih berpihak pada kita. Kita ngga
telat. Kita sampai di sekolah tepat pukul 07.00 dan gerbang sekolah belum di
tutup.
“Huh,, untung aja kita ngga telat.”
kataku sambil menghela nafas.
“Lo kenapa, Gab? Ngos-ngosan gitu.”
Lanjut ku
“Ini gara-gara lo. Lo tadi ngebut
bawa sepedanya. Trus tadi pas mau ke kelas lo ngajak gue lari-larian. Dan ini
paling maksimal, kelas kita di atas. Gimana gue ngga ngos-ngosan?!” katanya
tanpa ada titik dan koma.
Aku bengong sejenak, karena kaget
Gaby ngomong secepet itu tanpa ada titik koma nya.
“Iya sorry sorry. Ya kalo gue ngga
ngebut ntar kita telat.” kataku sambil meletakkan tas ransel ku di kursi
“Ya tapi ngga pake lari-larian juga
kali. Kita kan bisa jalan. Lagian masih banyak temen-temen yang baru dateng.”
Katanya sambil pasang muka bĂȘte (lagi)
“Kan biar sekalian olahraga, Gab
haha” kataku sambil tertawa kecil
Pelajaran pertama pun dimulai.
Pelajaran pertama hari ini adalah Bahasa Inggris. Sebelum pelajaran dimulai, bu
guru menyuruh kita nyanyi satu persatu. Tapi ngga semua. Sehari cuma diambil 4
orang dan begitu seterusnya. Kali ini Gaby maju nyanyi. Dia menyanyikan sebuah
lagu dari Taylor Swift yang judulnya 22. Itu lagu kesukaan dia saat ini. Dan
aku juga suka lagu itu, tapi aku lebih suka yang judulnya Eyes Open bass nya
keren soalnya.
“You
look like bad news,I gotta have you,I gotta have you.”
Lirik
terakhir yang dibawakan oleh Gaby. Semua teman sekelas pun tersanjung dan memberi
appplouse pada Gaby, karena suara Gaby
memang bagus .
Pelajaran
pertama sampai terakhir pun selesai. Aku pun memasukkan buku-buku yang ada di
meja ke dalam tas. Aku pun berdiri dan segera keluar kelas. Belum sempat berdiri,
tiba-tia Gaby menahanku.
“Tik, hari
ini tanggal berapa?” kata Gaby sambil menaikkan alisnya
“Tanggal 10.
Emang kenapa?” tanyaku balik
“Ngga papa.
Berart besok tanggal berapa?” tanya nya lagi
“Tanggal 11.
Kenapa sih nanya tanggal?” tanyaku lagi
“Ngga papa.
Tanggal 11 itu hari apa?”tanyanya lagi
“Hari……………Oh
iya itu kan hari ulang tahunnya Ubay, gebetan gue. Makasih ya Gab udah di
ingetin. Hehe” kataku sambil nyengir
“Udah yuk
pulang.” Ajaku
Aku dan Gaby
pun ke tempat parker untuk mengambil sepeda. Lalu aku pun menaiki nya. Tapi
Gaby ngga naik naik
“Gab, buruan
naik. Mau pulang ngga?” kataku
“Hmm…”
Dia pun naik
di belakang. Di jalan kita saling diam. Ngga ada sepatah kata pun yang
terlontar dari mulut ku dan Gaby. Akupun membuka topic pembicaraan.
“Diem mulu.
Ada apa? Cerita dong sama gue” kataku
“Ulang tahun
sahabat sendiri lupa, tapi ulang tahun gebetan nya inget banget” katanya
nyindir
“Maksud loe?”
tanyaku
“Ah! Lupain”
katanyasingkat
Kita pun
sampai di rumah Gaby. Gaby pun turun dari boncengan sepedaku dan lalu membuka
gerbang rumahnya. Dia langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa bilang apa-apa
kepadaku. Lalu, aku pun pulang ke rumah.
Malamnya, aku
mengirim pesan kepada Gaby
“Lo kasih tau ke Ubay tentang gue suka sama
dia?”
“Ngga. Lagian ngapain gue kasih tau ke
Ubay”
“Alah.. Ngga usah bohong”
“Ngapain gue bohong sama lo”
“Trus kenapa dia tau kalo gue suka sama
dia”
“Ya mana gue tau”
“Ngga mungkin dong dia tau tanpa ada orang
lain yang kasih tau”
“Trus lo nuduh gue gitu??”
“Kalo iya emang kenapa??
Secara lo kan tau kalo gue suka sama dia. Dan cuma lo yang gue ceritain tentang dia. Trus siapa lagi kalo
bukan lo??”
……………………………………………………………………………………………………………………………………………
10 menit dia
belum membalas pesan terakhir dariku. Lalu aku pun mengirim pesan padanya lagi.
“Kalo lo ngga bales, berarti bener…lo yang
ngebongkar rahasia gue ke Ubay”
Akhirnya dia
membalas
“Kalo ngomong ati-ati. Gue ngga pernah
bilang ke Ubay kalo lo suka sama dia.”
“Alah.. Omong kosong. Gue ngga nyangka lo
ternyata kayak gini ke gue. Gue piker lo tuh sahabat gue. Ternyata lo sama aja
kayak anak-anak, ember”
“Lo tuh kalo ngomong di jaga ya. Kalo lo
ngga percaya yaudah!!!”
“MUNAFIK. Di depan ngebagusin gue. Di
belakang nikung gue”
Gaby pun tak
membalas pesan dariku..
Keesokan
harinya, Gaby mengirim pesan padaku
“Hari ini gue berangkat sama Papa jadi lo
ngga usah nganterin gue ke sekolah!!”
“Y”
Aku pun
berangkat ke Sekolah sendirian. Hanya angin yang mulai menghembus kemejaku menemaniku di
kesenderian.
Sesampai di
Sekolah aku pun memarkirkan sepedaku di depan , karena hari ini hari Jum’at.
Hari dimana sekolah-sekolah bebas dari kendaraan berasap.
Setelah
memarkirkan sepeda, aku menuju ke kelas.
Sesampai di kelas, aku melihat Gaby sudah duduk sambil bermain IPhone nya.
Bel masuk pun
berbunyi pelajaran pertama pun dimulai. Saat pelajaran berlangsung aku dan Gaby
hanya diam. Biasanya kita bicara sedikit. Apa aja pasti di bicarain.
Tak lama
kemudian pelajaran pertama sampai kelima selesai. Hari ini hanya sampai
pelajaran kelima karena Bapak dan Ibu guru
ada rapat.
Aku pun
menegok jam tanganku. Ternyata jam menunjukkan pukul 10.55
“Duh udah jam
segini. Harus kasih sekarang nih” kata dalam hati
Aku pun
menarik tangan Gaby dan membawanya ke luar kelas.
“Duh apaan
sih tarik-tarik!!” katanya
“Gue mau
ngomong sesuatu sama lo”
“Soal tadi
malem? Kan udah jelas kalo gue yang bilang ke Ubay” katanya dengan nyindir
Aku melihat
jam tanganku menunjukkan pukul 11:04. Lalu aku pun membuka kado yang telah aku
persiapkan seminggu yang lalu dari tas ranselku.
“HAPPY
BIRTHDAYYY!! Maaf ya soal tadi malem. Itu gue cuma ngerjain lo. Sebenernya Ubay
belum tau kalo gue suka sama dia. Dan selamat lo lagi ada di SUPER TRAP
hahahaha”
“Rese banget ya lo. Tau ngga gue deg-degan waktu lo sms gue
tadi malem. Gue kaget banget tau ngga sih. Gue piker lo lupa sama ulang tahun
gue” katanya dengan muka sedikit bete
“Ya ngga lah.
Masa sama ulang tahun sahabat sendiri ” kataku sambil nyengir
“Haha iyaa. Eh
by the way kenapa baru ngucapin sekarang? Biasanya lo ngucapin tengah malem”
katanya
“Hehe sengaja
gue ucapin hari ini biar sesuai sama jam” kataku
“Maksud lo?”
tanyanya dengan muka bingung
“Lo kan ulang
tahunnya tanggal 11 bulan April, jadi gue ngucapin lo jam 11 lewat 4 menit”
“Haha
sekalian 1998 detik”
“Ha? Emang
ada?” tanyaku dengan muka lola
“Ada lah. Kan
1 jam 3600 detik”
“Oh iya ya
hahah”
“Loading
Lama” katanya
“Biarin, yang
penting kan gue kawaii”
“Idiih PD
maksimal”
Kita pun
kembali bercanda lagi.
---------------------
Happy Birthday Gaby. Tetep jadi Gaby yang
selalu tersenyum dan tertawa ya. Semangat terus. Sukses terus ya. Jangan malas
latihan juga :D Jangan mau kalah sama hari ini,esok dan seterusnya. Dan tetep
jadi MUSIK UNTUK KITA ya J